Ketika satu tangan manusia terbuka, seakan ada harapan kecil yang terdapat disana.
Disisi lain, ada dua tangan yang terbuka yang memeluk lembut tubuhku dan kamu dengan penuh rasa gairah sukacita.
ketika kemarahan melanda jiwa yang merasa tidak menerima dirinya, dan seakan tanduk merah tumbuh karena terbakar.
ada satu sisi putih indah yang bercahaya, bersayapkan dengan luar biiasa dan silau cahaya yang membawa senyuman dalam kehidupan.
Ketika satu sosok yang ingin menjadi dewasa dengan segala hal dan sesuatu yang bisa ia lakukan dan perbuat.
Sisi lain yang ingin selalu menjadi anak kecil yang polos dan seakan tidak memiliki beban hidup yang dapat membunuh diri.
Tangisan-tangisan cantik menetes dipipiku, betapa lembutnya hingga menembus jiwa. Segala perasaan campur menjadi satu. Sakit mengingat kebaikan dan segala kasih yang aku terima dengan pelukan hangat dan tidak dapat terbalaskan.
