aku selalu menjadi teratas, karena dirinya rela untuk menjadi yang terbawah.
aku selalu menjadi pemenang, karena diirinya rela terkalahkan dengan telak.
aku selalu menjadi kaya raya, karena dirinya rela teramat miskin hingga meronta.
aku selalu dipermuliakan, karena dirinya rela dihina bagai orang yang tidak layak.
aku selalu berharga, karena dirinya rela tidak memiliki harga sedikitpun.
aku selalu menjadi kepala, karena dirinya rela menjadi ekor.
aku selalu tersenyum dan tertawa, karena dirinya rela menangis darah.
aku selalu berhasil dalam segala hal, karena dirinya rela untuk gagal.
Dan aku hidup, karena dirinya rela mengorbankan nyawanya.
aku hanya dapat berkata, bahwa aku bangga dan merasa sanget berharga memiliki Bapa seperti diri-Nya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar