Jumat, 05 November 2010
DOA UNTUK INDONESIA
Walaupun Gempa Bumi ada pada Yogyakarta, dan Tasik
Walaupun Banjir ada pada Wasior, Papua Barat.
Walaupun banyak jiwa terambil, banyak harta yang habis, banyak rumah yang hancur, dan banyak tangisan, teriakan yang mencekik telinga.
Aku tetap Percaya Tuhan selalu ada bersama Indonesia.
Tuhan selalu memberkati Indonesia
Dan Tuhan menangis untuk Indonesia
Kamis, 28 Oktober 2010
Tangisan cantik
Ketika satu tangan manusia terbuka, seakan ada harapan kecil yang terdapat disana.
Disisi lain, ada dua tangan yang terbuka yang memeluk lembut tubuhku dan kamu dengan penuh rasa gairah sukacita.
ketika kemarahan melanda jiwa yang merasa tidak menerima dirinya, dan seakan tanduk merah tumbuh karena terbakar.
ada satu sisi putih indah yang bercahaya, bersayapkan dengan luar biiasa dan silau cahaya yang membawa senyuman dalam kehidupan.
Ketika satu sosok yang ingin menjadi dewasa dengan segala hal dan sesuatu yang bisa ia lakukan dan perbuat.
Sisi lain yang ingin selalu menjadi anak kecil yang polos dan seakan tidak memiliki beban hidup yang dapat membunuh diri.
Tangisan-tangisan cantik menetes dipipiku, betapa lembutnya hingga menembus jiwa. Segala perasaan campur menjadi satu. Sakit mengingat kebaikan dan segala kasih yang aku terima dengan pelukan hangat dan tidak dapat terbalaskan.
Aku hidup
aku selalu menjadi teratas, karena dirinya rela untuk menjadi yang terbawah.
aku selalu menjadi pemenang, karena diirinya rela terkalahkan dengan telak.
aku selalu menjadi kaya raya, karena dirinya rela teramat miskin hingga meronta.
aku selalu dipermuliakan, karena dirinya rela dihina bagai orang yang tidak layak.
aku selalu berharga, karena dirinya rela tidak memiliki harga sedikitpun.
aku selalu menjadi kepala, karena dirinya rela menjadi ekor.
aku selalu tersenyum dan tertawa, karena dirinya rela menangis darah.
aku selalu berhasil dalam segala hal, karena dirinya rela untuk gagal.
Dan aku hidup, karena dirinya rela mengorbankan nyawanya.
aku hanya dapat berkata, bahwa aku bangga dan merasa sanget berharga memiliki Bapa seperti diri-Nya.
Selasa, 26 Oktober 2010
voice
matching in the echoes with the pounding that penetrate the soul in man.
who speaks like a lighthouse in the darkness until the light of a warm greeting.
ear seemed to be a special intermediary exposed to the world about all that in tune.
undermine souls, sounds like a long, curved beak is not sound.
suara
dalam gema yang senada dengan hentak jiwa yang merasuk dalam diri manusia.
bagai mercusuar yang berbicara dalam kegelapan hingga terang menyapa hangat.
seakan telinga menjadi suatu perantara khusus untuk diperdengarkan kepada dunia tentang segala yang seirama.
jiwa-jiwa yang merongrong , melatuk bagai paruh panjang yang membengkok tidak terdengar suara.
Kamis, 21 Oktober 2010
Kepal tangan
Ketika jari-jarimu kaku seakan sulit untuk melipat tanganmu dan menyuarakan suaramu. Sewaktu pikiranmu terkuras dengan waktu-waktu yang tidak menentu, itu seakan meretakan otak sebelah kanan, kiri, maupun bagian tengah.
Dari helai yang paling ujung, sampai ke akar selalu membakar kata yang susah terucap. Petikan-petikan gitar yang tua, bagai syair yang merdu meringankan hati.
Apalah kiranya, waktu dan hembusan nafas yang kau punya bila kau gantikan dengan kepalan tanganmu yang tertutup halus dan lembut.
Angin menyiur lambai dengan merdunya, seakan dia tidak mengetahui beban yang berada diubun-ubun kepala.
Dear : Father in Heaven
Bilaku renungkan sungguh benar-benar aku beruntung dapat mengenalMu dan merasakan kasihMu..
Ketika kubayangkan dan mempertanyakan mengapa Kau menyelamatkanku, selalu kubersyukur Kau selalu ada dalam dihidupku..
Meskipun dunia ini tak akan pernah mengerti, mengapa diriku teramat mengasihiMu. Suatu saat nanti semua pasti akan terbukti, bahwa Kau adalah pilihan terbaikku, seumur hidupku..
Kamis, 14 Oktober 2010
Tidurlah

Badan yang kusam melanda dari ujung kaki hingga ujung kepala, dengan kelopekan sedikit diwajah yang nyaris meah kecokelatan.
Suara-suara tawa dan gelinding roda yang menderu hanya angin lalu baginya.
Sesuap yang sulit untuk masuk ke dalam perut yang hampir busuk, sisa-sisa yang ada diterimanya dengan sukacita.
Lantai yang keras bagai batu kali seakan pulau kapuk yang tidak ada tandingannya, dan seakan air liur yang mengalir bagai hujan kebahagiaan.
Pagi, siang, malam, tidak ada arah kemana hendak berjalan. yang ia tahu hanya berjalan,berjalan, berjalan, dan berjalan tanpa tujuan.
Tangkaplah mimpimu beserta kesenangan alam tidurmu yang hanya sementara, dan tidurlah.
Pelangi yang dijanjikan
Ketika tapak kaki yang melangkah telah renta, hentakan nyaris tak terdengar, seakan tangan sukar untuk terkepal.
Ketika dada dan jantungmu disobek bagai kertas, urat kakimu bagai tertarik hingga ke atas, dan itu hanya untuk alat penyambung nafasmu.
Ketika kehidupan antara dunia dan akhirat, dua belas jam berputar dan suara detik bagai meneriakkan kesakitan, kehancuran, dan rasa kehilangan.
Ketika darah menghilang dan dicari entah kemana, seakan mencabik dan menarik jiwa seakan ingin menggantikan rasa sakitnya.
Ketika suara doa mengalun di udara, panggilan-panggilan harapan dipanjatkan, dan tangisan tergerai dari satu sisi, ke sisi lain yang tak terlihat.
Ketika kelumpuhan ujung jari kaki telah berada di dua roda yang mengapung dilantai, tangan-tangan lain yang menjamah dengan belas kasihan.
Ketika tapak jalan, semangat hidup, kekuatan, sukacita, lenyap seakan hanya menjadi kenangan.
ketika sentuhan kasih sayang, semangat didobrak, suara doa dipanjatkan, semua seperti pelangi yang dijanjikan.
Sabtu, 09 Oktober 2010
Tersenyum
Ketika bercermin yang dapat dilihat hanyalah tubuh, tapi engkau tidak menahu tentang sisi lain dalam dirimu. Ketika engkau tersenyum, apakah engkau berusaha untuk membuat tersenyum sisi lain dari padamu?.
Semata-mata hanya seniman yang bisa menerima sisi itu dengan khayalan ataupun pikiran. Semata-mata hanya penyair yang dapat menyerukan, dan meneriakkan tentang hal itu.
Dunia khayal mungkin menyakitkan, tetapi akan indah pada waktunya ketika engkau berfikir dengan telanjang bersih.
Jadikan senyummu seperti anak-anak kecil yang terlihat sukacita dengan penderitaan yang ada di depan batang hidung mereka. Karena, dengan itu senyummu jauh lebih berharga untuk sisi yang lain.
Jumat, 04 Juni 2010
You (English version)
Herself to care for me and you are able to love him. Hug her for me and you still have to hold her hand. Give him a sweet kiss for me and you still have perfect lips.
Be prepared when me and you will lose someone who was so nearly perfect that because me and you.
Treasure what me and you have to appreciate, and honor to what I and you must respect.
Kamu
Sayangilah dirinya selama aku dan kamu masih bisa untuk menyayanginya. Peluklah dirinya selama aku dan kamu masih memiliki tangan untuk memeluknya. Berikanlah ciuman manis kepadanya selama aku dan kamu masih memiliki bibir yang sempurna.
Bersiaplah ketika aku dan kamu akan kehilangan seorang yang begitu hampir sempurna itu karena aku dan kamu.
Hargailah apa yang aku dan kamu harus hargai, dan Hormatilah apa yang aku dan kamu harus hormati.
Rabu, 26 Mei 2010
akar pahit
Jauh lebih banyak,laki-laki lah yang mengalaminya, seperti makanan sehari-hari.
Kali ini seorang laki-laki..
Parasnya mungkin tampan, seorang yang terlihat kacau balau dalam hidupnya. yang ia suka adalah drugs,minuman, ya semacam itulah..
Banyak faktor yang membuatnya menjadi seorang anak yang brutal, bukan hanya karena teman sepergaulannya tetapi karena KELUARGA yang lebih tepatnya adalah seorang PAPA!
Kenapa?! karena selalu amarah yang ia terima, pukulan, kecaman, tendangan ya seperti itu.
Sakitnya sampai ke ubun-ubun! benci, ketidakakuran, hingga ia sendiri mempunyai keinginan untuk membunuh papaya. Itu akar pahit yang telah merambah hatinya hingga berakar, sulit sekali untuk dicabut. Walaupun dia terlihat garang dan sebagai seorang pembunuh, tetapi ia merindukan sesosok papa yang ia rindu. Tidak dari pelukan, bahkan sebutan namanya ia rindu untuk mendengar dari bibir sang papa. Sampai suatu hari ia mengikuti ret-reat atau yang biasa disebut pendalaman rohani. Anehnya, ia pergi ke sana dengan membawa teman-temannya yang merusaknya. Rencananya ingin bersenang-senang di sana. Suatu saat, pada waktu kebaktian berlangsung dan ketika itu ada pelepasan hati BAPA, ia lebih suka duduk di pojokan belakang. Dimanapun ia, Tuhan tetap melihatnya dan menunjuknya lewat Pendeta. Kamu! ya kamu yang dipojok belakang! Bapa mengasihi kamu..
Pada saat itu juga ia menangis, ia tersungkur, ia mencabut akar pahitnya, dan ia mengampuni papanya. Di sana ia bersaksi, betapa kelam hidupnya tanpa KASIH Tuhan. Kasih Bapa di surgalah yang menyentuh hatinya, walaupun Bapa yang di bumi jauh berbeda mulai saat itu ia mau untuk mengasihi sang Papa. Ia mau mengambil keputusan yang besar yang berawal dari tercabutnya akar pahit itu. Sampai sekarang, ia sangat mengasihi keluarganya terutama PAPA, ia banyak bersaksi, ia menjadi seorang penginjil dan pekerja keras, dan yang luar biasa yang ia minta kepada Bapa di surga adalah 400 MILYAR untuk membangun Rumah Sakit, Rumah Singgah, dan lainnya GRATIS.
Based on a true story
Minggu, 23 Mei 2010
sebuah harapan
Mungkin sekilas perempuan ini sama dengan wanita lainnya yang normal,tetapi sayang ada sesuatu yang berbeda meski tidak "mencolok". Ya.. tangan dengan jari yang indah dan kulit yang cukup mulus! tetapi merambah ke atas, terlalu banyak bintik kecil menimbul di daerah lengan atasnya,dan bukan hanya lengan! paha pun seperti itu. Itu terlihat seperti "biang keringat" kalau kata orang.., tetapi ini bukan!
perempuan ini terlibat penyakit kulit yang unik yang di derita oleh beberapa orang di dunia yaitu "kesalahan kelenjar". Dokter vonis tidak bisa sembuh dan hilang. Hanya ada 1 cara ,yaitu "laser" yang bertahan 3 bulan! percuma pikirnya!. Terlihat sedikit unik.. tapi keunikannya mengusik dari berbagai macam hal!. Kata-kata canda yang keluar dari bibir orang-orang..
"kulit ular, bersisik!", "sayang ya", "jelek banget sih". Yah,begitulah cibirannya.. perempuan ini cukup hebat,karena hanya menggubris dengan senyuman.
Suatu ketika,ia lelah dengan kekurangannya dan Berdoa kepada Yesus karena ia terkena jalan buntu dari vonis dokter..
Begini doanya " Tuhan Yesus yang bertahta dalam kerajaan Surga, Tuhan tahu apa isi hatiku dan kemauanku. mungkin mustahil bagi manusia,tetapi tidak dengan Engkau. aku tahu Tuhan,dengan cara Mu aku bisa pulih..dalam Nama Tuhan Yesus,aku berdoa.. amin " Begitulah doa dan harapannya.
Singkat.. tetapi dengan tetesan air mata yang mendalam.
Pada waktu ia masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas, sewaktu pelajaran Ekonomi yang mungkin pada saat itu sangat digemari oleh para murid. Mungkin enjoy sekali pada saat kegiatan mengajar itu berlangsung, sampai ketika beliau menghampiri perempuan itu dan bertanya dengan sedikit senyuman "kenapa dengan tanganmu?". pertanyaan itu lagi yang didengarnya, dengan santai dirinya menjawab "kesalahan kelenjar,bu!" tetapi ibu jawa nan halus itu tertawa dan berkata, "oh ya? kata siapa?", semakin bingung perempuan ini! dengan santai ia menjawab " dokter bu, dan ini vonis tidak bisa sembuh". Ibu itu menjawab "masa? siapa bilang?" bertanya lagi sama dengan apa yang ia tanyakan dipertanyaan awal!,lebih bingung perempuan ini.
Sampai,puncaknya ia berkata tegas nan lunggas : nak, saya pernah mengalami hal sama seperti kamu.. sama! dan siapa yang bilang kalau tidak bisa hilang? memang semua dokter yang saya kunjungi itu,sampai ke alternatif bilang bahwa memang itu tidak bisa sembuh! tetapi saya ke satu tempat, ia hanya bilang bahawa penyakit itu bisa hilang apabila nanti kamu "KAWIN!". Tawa satu kelas mulai terdengar, tetapi perempuan ini ingin menangis! karena pada saat itu juga ia tahu Allah yang ia sembah adalah Allah yang hidup,
dan ia mendapat sebuah harapan besar yang mustahil bagi manusia tetapi tidak untuk Tuhan.
Based on a true story " the inspiration"